Jeritan Hati Akhir Desember

Aku telah berteriak, menjerit meronta
Tapi itu di dalam hati
Sembari ku teriak: KAPAN!

"Kapan waktu itu tiba?"

Tertunduk lesu kembali
Di antara semilir angin malam
Esok bagaikan akhir dari segalanya
Walaupun lusa adalah mula yang baru

Ku berteriak lagi: KENAPA?

"Kenapa Desember berganti Januari?"

Namun ku tahu jawabnya, walau
ku tak dapat membendung sedih di diri
Tapi aku katakan

Kewajibanku belum selesai

Selamat liburan