Bersembunyi di balik manisnya senyuman itu
Sambil ia berjalan menuju pahitnya kehidupan
Mulai sadar dirinya bahwa semuanya semu
Tinggal mencoba mengerti akan kebimbangan
Tak usah lagi sembunyi di antara kegelisahan itu
Seperti sakit tertusuk duri namun kau tertawa
Sama dulu namun kini tak lagi begitu adanya
Apa yang diikrar jadilah ia terlantar kini
Keluarlah dari tempatmu bersembunyi
Biarkan seperti dahulu, apa adanya
